Wirosari, 15 Juni 2026 – Kepala SMK Negeri 1 Wirosari, Bapak Endarto, S.Pd., M.Pd., memaparkan rancangan proyek transformasi kepemimpinan bertajuk “Penguatan Budaya Industri Berbasis 5R dan Jalur Hijau dalam Mewujudkan Teaching Factory di SMK Negeri 1 Wirosari”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juni 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai di Ruang Serbaguna SMK Negeri 1 Wirosari dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Kegiatan
penyampaian rancangan proyek tersebut dilaksanakan bersamaan dengan In House
Training (IHT) Pengembangan Kurikulum. Turut hadir dalam kegiatan ini Pengawas
SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah, Bapak Moh. Ali
Munawar, S.Pd., M.M., serta Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV
Provinsi Jawa Tengah, Ibu Budhi Eviani Herliyanto, S.P., M.P. Kehadiran
keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan dan
penguatan budaya kerja di lingkungan SMK Negeri 1 Wirosari.
Rancangan proyek
transformasi kepemimpinan yang dipaparkan merupakan bagian dari rencana tindak
lanjut yang harus dilaksanakan oleh kepala sekolah setelah mengikuti pelatihan
kepemimpinan selama satu minggu. Program ini dirancang sebagai langkah nyata dalam
membangun lingkungan sekolah yang selaras dengan budaya kerja industri serta
mendukung implementasi pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa).
Dalam paparannya,
Bapak Endarto menjelaskan bahwa penguatan budaya industri melalui penerapan
prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) serta pengembangan jalur
hijau sekolah menjadi strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang
bersih, tertata, nyaman, produktif, dan mencerminkan standar kerja industri.
Melalui program ini, seluruh warga sekolah diharapkan dapat membangun budaya
disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat kerja
yang profesional.
Selain
menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik, program ini juga diarahkan
untuk memperkuat implementasi Teaching Factory sebagai model pembelajaran yang
mengintegrasikan proses pendidikan dengan budaya dan kebutuhan dunia usaha dan
dunia industri. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memiliki kompetensi
teknis yang unggul, tetapi juga karakter dan etos kerja yang sesuai dengan
tuntutan dunia kerja modern.
Pada kesempatan
tersebut, Bapak Moh. Ali Munawar, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi terhadap
rancangan proyek yang disusun dan mendorong seluruh warga sekolah untuk
bersama-sama mendukung implementasinya. Senada dengan hal tersebut, Ibu Budhi
Eviani Herliyanto, S.P., M.P., menyampaikan pentingnya sinergi seluruh unsur
sekolah agar program yang dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan dan
memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 1 Wirosari menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan bertransformasi dalam mewujudkan sekolah yang berbudaya industri, berwawasan lingkungan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
Dokumentasi Kegiatan :
|
|

